Hari Kedua Study Tour MAS Muallimin Muhammadiyah Makassar: Menjelajahi Karya, Alam, dan Warisan Budaya Bulukumba
Rangkaian kegiatan Study Tour/Kunjungan Edukatif MAS Muallimin Muhammadiyah Makassar di Kabupaten Bulukumba berlanjut pada hari kedua dengan mengunjungi tiga destinasi edukatif dan menarik, yaitu sentra pembuatan kapal Phinisi, Batu Tongkarayya, dan Gua Passohara. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada peserta didik melalui pengenalan terhadap budaya maritim, kekayaan alam, serta potensi wisata dan sejarah lokal Bulukumba.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan pada hari pertama di Kampung Adat Kajang, peserta didik kembali melanjutkan perjalanan pada hari kedua dengan penuh semangat. Ketiga destinasi yang dikunjungi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga peserta didik mendapatkan wawasan yang beragam selama perjalanan.
Mengenal Proses Pembuatan Kapal Phinisi
Destinasi pertama yang dikunjungi adalah tempat pembuatan kapal Phinisi. Kapal Phinisi merupakan salah satu ikon budaya maritim yang sangat erat kaitannya dengan masyarakat Bulukumba. Di lokasi tersebut, peserta didik dapat melihat secara langsung proses pembuatan kapal yang masih mengandalkan keterampilan para pengrajin.
Peserta didik memperoleh pengetahuan mengenai bagaimana kayu dipilih, dipotong, dirangkai, hingga menjadi sebuah kapal yang memiliki bentuk khas. Mereka juga melihat bagaimana ketelitian, keterampilan, pengalaman, dan kerja sama diperlukan dalam proses pembuatan kapal.
Kunjungan ini memberikan pembelajaran bahwa pembuatan kapal Phinisi bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga merupakan bagian dari warisan keterampilan masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Peserta didik tampak antusias mengamati setiap tahapan dan mengabadikan momen selama berada di lokasi.
Melalui kunjungan tersebut, peserta didik diharapkan dapat memahami nilai penting dari pelestarian budaya maritim serta menghargai keterampilan masyarakat lokal yang telah menjadi bagian dari identitas Bulukumba.
Menikmati Keindahan Batu Tongkarayya
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Batu Tongkarayya. Destinasi ini memberikan pengalaman yang berbeda karena peserta didik dapat menikmati keindahan bentang alam Bulukumba sekaligus mengenal salah satu potensi wisata daerah.
Sesampainya di lokasi, peserta didik menikmati suasana alam dan mengamati karakteristik batuan serta lingkungan di sekitar kawasan tersebut. Keindahan alam yang ditemui menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar secara langsung mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Guru pendamping juga mengingatkan peserta didik untuk menjaga kebersihan, tidak merusak lingkungan, serta tetap mengikuti aturan selama berada di kawasan wisata. Selain menjadi tempat untuk menikmati pemandangan, Batu Tongkarayya juga menjadi ruang pembelajaran mengenai hubungan manusia dengan lingkungan alam.
Peserta didik terlihat antusias menikmati perjalanan dan mengabadikan berbagai momen bersama teman maupun guru pendamping. Suasana kebersamaan semakin terasa selama kegiatan berlangsung.
Menjelajahi Gua Passohara
Destinasi terakhir pada hari kedua adalah Gua Passohara. Kunjungan ini menjadi salah satu pengalaman yang menarik karena peserta didik diajak mengenal potensi alam berupa kawasan gua yang memiliki karakteristik tersendiri.
Di lokasi tersebut, peserta didik mendapatkan kesempatan untuk mengamati kondisi lingkungan sekitar gua dan mengenal fenomena alam yang terbentuk secara alami. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran mengenai bagaimana proses alam dapat membentuk berbagai bentang alam yang memiliki nilai edukatif dan wisata.
Dengan pendampingan guru, peserta didik mengikuti kegiatan dengan tetap memperhatikan keselamatan, kebersihan, dan kelestarian lingkungan. Mereka juga mendapatkan pengalaman untuk lebih dekat dengan alam sekaligus memahami bahwa berbagai destinasi alam perlu dijaga keberadaannya agar dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Last Day TKA, Murid MAS Muallimin Muhammadiyah Kerjakan Tes Mata Pelajaran Pilihan
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAS Muallimin Muhammadiyah memasuki hari terakhir pada Kamis, 29 Oktober 2026. Pada hari penutup ini, para murid mengikuti tes dengan mata pe
Hari Ketiga Pelaksanaan TKA, Murid MAS Muallimin Muhammadiyah Kerjakan Mata Pelajaran Matematika
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari ketiga di MAS Muallimin Muhammadiyah berlangsung dengan mata pelajaran Matematika. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan
Hari Kedua Pelaksanaan TKA, Murid MAS Muallimin Muhammadiyah Kerjakan Tes Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua di MAS Muallimin Muhammadiyah berlangsung dengan tertib dan lancar. Pada hari kedua ini, para murid mengikuti tes mata pelajaran Baha
Pihak madrasah turut mendukung kelancaran pelaksanaan TKA dengan memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diharapkan seluruh murid dapat mengikuti setiap tahapan tes dengan baik, jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAS Muallimin Muhammadiyah Cabang Makassar berlangsung dengan tertib dan lancar. Pada hari pertama ini, para murid mengikuti tes
MAS Muallimin Muhammadiyah Hadiri Kajian “Masjid Mewah, Umat Lemah”, Ajak Umat Islam Bangkit dari Krisis
MAS Muallimin Muhammadiyah menghadiri kegiatan kajian Islam bertema “Masjid Mewah, Umat Lemah: Refleksi Kritis Fenomena Akhir Zaman dan Krisis Dunia Islam” yang dibawakan ol
